Pages

Showing posts with label day(s). Show all posts
Showing posts with label day(s). Show all posts

September 30, 2012

seeing your usual smile, and that's enough

Udah lama gak nulis ya, hmmm. Sejak tahun baru lalu masuk koass memang level kemageran gue amat sangat bertambah, gue pun tidak paham kenapa bisa beginiiii :( Padahal tahun 2012 ini banyak banget momen yang ngubah hidup gue, mulai koass, pindah kosan ke Bandung, sampai meninggalnya Bapak. Ups and downs nya udah banyak bangettt, tapi harus tetep semangaaaattt, pokoknya kurangin mager!! Haha moga-moga ini bukan sekedar wacana yah

Nah alasan kenapa gue urgent banget pengen nulis lagi adalah: gue akhirnya mimpi ketemu almarhum bokap gueee. Akhirnya loh! Setelah sekian lama (bokap meninggal 15 Februari 2012) gue ditanya mulu sama orang (selain menerima ucapan bela sungkawa tentunya) "pernah mimpi ketemu Bapak gak, Dhik?" gue selalu jawab "belom pernah sampe skarang, Eyang/Bude/Pakde/Om/Tante/Cuy".

Anyway, gue merasa sangat perlu menuliskan detail mimpi ini. Sebenernya agak lucu sih, karena setting mimpinya ini di Labsky Iya tempat gue menghabiskan masa SMA. Kebetulan gue juga lagi kena sindrom High School Sick, kangen gila ama SMA gue. 

Jadi persis di koridor Labsky deket balkon. Ceritanya tuh lagi rame-rame gitu di Labsky, entah ada apa. Terus dikejauhan gue ngeliat bokap jalan ke arah gue sambil tersenyum, dengan cengirannya yang biasa. Bokap gue agak gondrong di mimpi ini dan make jaket tweed warna coklat. Kayaknya memang salah satu jaket bokap gue ada yg kayak gitu dan biasa beliau pake kalau lagi ke negara yg iklimnya dingin, sampe gue ngubek-ngubek lemari bokap loh kemaren buat nyari ada baju yang itu ato nggak.

Bokap nyengir ngeliat gue terus ngomong "Are you okay?"

Yah, dan gue nangis lah ngeliat bokap nyamperin gue. Langsung gue peluk. Gila kangen bangeeeeetttt.

Terus tebak apa yang gue ucapkan di mimpi itu. Bukannya "Bapak apa kabar?" ato "Kangen deh Pak" ato apa gitu lah, instead gue malah ngomong "Pak, kalau Dhika udah nikah nanti doain Dhika bisa kayak Ibu dan Bapak ya". Hahaha dodol bgt, padahal banyak kalimat lain yang lebih worth it buat diucapkan. Bokap gue ketawa dong dengernya, abis itu ngomong "Iya nak, nanti cari yang kayak Bapak yaa". 

Terus udahan, gue ngelepasin pelukannya. Bokap gue jalan balik ke arah beliau dateng tadi sambil ngucapin sesuatu yang gue lupa persisnya apa. Kayaknya sih semacam 'take care ya' gitu lah sambil dadah-dadah ke gue. Dan beliau pun menghilang di tengah kerumunan, persis kaya di film-film.

Gue pun terbangun. Tau-tau udah nangis aja. Tapi seneennggggg bangeetttt bisa ketemu Bapak lagi, biar cuma di mimpi. Makaih ya Allah udah dipertemukan lagi sama Bapak. Makasih udah jawab doaku.

Bapak, it's tough here but I'm perfectly okay. And you should be as well. Take care disana ya, Bapak. Love you :'')


October 8, 2011

Room #2

Found this among the old files in my external harddisk: the pictures of my old room in Bale Padjadjaran dormirtory. Started in 2008 when I first entered medical school, there's a new medical faculty regulation which require first year students to live in the new built dormitory for a year. Mine was room number 2 with Waafa from Malaysia as my roommate. It was a pleasant year back then, except at night I felt rather isolated because there's nowhere to buy food around the dorm after 10 PM. Nevertheless, I do miss my old room. Wonder who's the lucky owner now.



October 7, 2011

Quick Pick

There's this annoying feeling when you want or you feel like you need to post something on blog but you don't have any idea on what to post. I am currently on that state, at least for the past 20 minutes. Then I looked around my room and decided to pick some random things that catch my eyes. So basically this is a really unimportant post and me trying to practice my messy written english on a Friday night. Feel free to skip this if you want to.

1. Lelaki Tua dan Laut, the indonesian translation for Ernest Hemingway's novel The Old Man and The Sea. My 20th birthday present form Dinda. Always love the bright cover design. It's about an old Cuban fisherman struggling to prove himself that he's not a cursed fisherman. The story's about optimism, which is great. It's also written in perfect details so you can really picture what it's like to be a traditional fisherman. Anyway I haven't finish it. Actually there are plenty of books (real ones, not medical books) I haven't finish yet due to the minor thesis I'm working on.



2. Donny Dhirgantoro's second novel, 2. This is also a birthday present from my KKN friends (KKN means Kuliah Kerja Nyata, some kind like college student's community service). I love Donny Dhirgantoro's work. He really has his own style in writing, especially the theme about nationalism. This book is filled with brilliant quotes that makes you wanna highlight all of them right away. Yes, I haven't finish this one also. Blame the minor thesis.



3. How I Met Your Mother second season DVD. I have just became a HIMYM fan like two weeks ago, while this show has already reached its seventh season. I must admit, this sitcom got its own touch and it really captures me on the heart. Love the story, love the comedy, love the characters!



4. Scut Monkey Handbook: Clinician's Pocket Reference. Bought it last Monday on a medical books sale in my campus. Some friends recommended this to me and said it will help a lot on clerkship. Since I will be on clerkship like 5 months from now (hopefully), I decided to buy it. I bought this for Rp 100.000, usually it's about Rp 150.000.




5. Laura Vandini body lotion. My mother bought this from Vienna. Really love the pleasant scent and the slight shimmer on it.



Catch up later!

December 3, 2010

kepincut NBL

Kira-kira dua minggu lalu, pas malam minggunya, gue berlima sama Diyang, Astri, Dilla, dan Au makan di Hanamasa. Keputusan yang cukup mahal (dan bikin nangis kalo liat dompet), tapi berhubung gue udah hampir 2 tahun ga makan disitu (terakhir makan pun ditraktir :p) dan kebetulan gue sama Dilla memang besoknya ada keperluan di Bandung, jadi berangkatlah gue bareng Dilla, Astri, Au dari Jatinangor.

Nah, singkat cerita kita berlima (tambah Diyang yang memang rumahnya di Bandung nyusul) akhirnya ngumpul di Hanamasa Dago sekitar magrib menuju isya. Kira-kira jam setengah 8an ato lebih, masuklah segerombolan pria berperawakan tinggi ke restoran ini. Tadinya gue pikir mereka semacam keluarga besar dengan gen tinggi yang sedang kumpul-kumpul di malam minggu, tapi jumlah mereka banyak banget dan setelah diperhatikan mukanya ga mirip satu sama lain. Dan ternyata, telisik punya telisik, mereka ini pemain NBL (National Basketball League) yang kebetulan seri 2 nya sedang digelar di GOR C-tra Arena, Bandung.